Tag Archives: Chelsea

Cole: Hazard Calon Legenda di Chelsea

Eden-Hazard-Chelsea

Mantan pemain Chelsea, Joe Cole begitu yakin bahwa nama Eden Hazard bakal menjadi legenda dalam sejarah klub.

Pemain yang berusia 27 tahun itu, Hazzard pernah mendapatkan penghargaan Player of the Year di Chelsea ketika dirinya didatangkan dari Lille pada tahun 2012, meraih gelar juara Premier League, Piala EFL dan Liga Europa selama bermain di Stamford Bridge.

Cole Yakin Hazard Bisa Menjadi Legenda di Chelsea

Eden-Hazard-Chelsea

Hazar berselebrasi setelah mencetak gol

Hazard yang sempat mengalami kesulitan dalam bermain di musim 2015-16 lalu, dimana sang pemain itu banya menyumbangkan enam gol dari 43 penampilan di semua ajang bersama The Blues.

Ketika itu, Cole yang sempat bermain bersama Hazard di akhir musim 2011-12 keika membela Lille, merasa yakin kepada pemain berdarah Belgia itu akan mendapatkan sebuah kehormatan selama berkarir sampai dia menjadi legenda di Chelsea.

“Saya yakin jika dia akan terus berkembang sebagai pemain terbaik selama berkarir di Chelsea,” Kata Cole kepada media.

“Ketika saya bermain dengannya, dia sangat berbakat dan sempurna dan merupakan pahlawan bagi para pendukung. Saya berharap dia masih terus berada disana hingga menjadi legenda klub.”

“Pertandingan pertama saya di Perancis bersama Lille, dimana pelatih Rudi Garcia mengatkan kepada saya, ‘kami memiliki pemain yang terbaik saat ini, yaitu Eden Hazard’.”

“Dan sang pelatih pun menambahkan ‘Saya ingin anda bermain dengan dia (Hazard)’. Dan dia membuktikan mampu mencetak dua gol terbaiknya dalam waktu 20 menit dan saya berpikir, ‘Saya tidak tahu apakah saya cukup baik untuk bermain dengan dia’.”

“Dia memiliki permainan bagus, dia mengetahu apa yang harus dilakukannya, dia pun juga senang berlatih, mencintai sepakbola dan orang-orang yang berada di ruang ganti di Perancis menyukainya.”

Chelsea yang kini berada di peringkat teratas klasemen sementara Liga Premier Inggris musim ini, yang hanya beda delapan poin dari pesaing mereka yang berada di posisi kedua, Arsenal. Dan Cole beranggapan bahwa Tottenham bisa mengancam The Blues, karena penampilan gemilang yang ditunjukkan tim asuhan Antonio Conte.

Cole Berikan Pujian Kepada Eden Hazard

Eden Hazard

Hazard yang sedang menggiring bola

Joe Cole yang merupakan mantan gelandang di Chelsea, memuji Eden Hazard atas peforma yang ditunjukkan selama berkarir bersama tim yang dijuluki The Blues. Cole sendiri menilai bahwa Hazard merupakan pemain terhebat ketika dirinya bermain bersama.

Dimana Joe Cole dan Hazard bermain bersama ketika memperkuat klub asal Perancis di Lille di tahun 2011 hingga 2012. Oleh karena itu, pria berusia 35 tahun itu sangat senang saat Hazard memilih bergabung dengan Chelsea di musim panas pada tahun 2012.

Hingga musim ini, pemain berkebangsaan Belgia adalah pemain terpentinh di Chelsea. Dimana dalam 21 penampilannya di Premier League, Hazard mampu menunjukkan kualitasnya dengan mencetak sembilan gol serta tiga assit yang membantu The Blues berada di puncak klasemen sementara dengan menkoleksi 55 poin.

“Bagi saya, Hazard merupakan pemain pesepakbola yang hebat, saat saya bermain bersama dengannya. Dan dia pun juga sosok pahlawan bagi fans,” ucap Cole kepada media setempat.

“Saya benar-benar berkeinginan, jika dirinya terus bertahan di Cheslea dalam sisa karir bola profesionalnya. Saya pun juga merasa sangat senang ketika dia lebih memilih untuk bermain bersama The Blues,” tutup sang mantan Chelsea.

Tim asuhan Antonio Conte, di musim ini telah berada di peringkat pertama klasemen Liga Inggris yang mengumpulkan 55 poin dalam 22 laga yang sudah mereka jalani.

Claudio Ranieri Yakin Conte Raih Gelar Juara Premier League

Caludio Ranieri

Pelatih Leicetser City, Caludio RanieriĀ  telah mengatakan jika dirinya ingin melihat Antoni conte yang saat ini menangani Chelsea meraih gelar juara Premier League musim ini.

Pelatih berusia 65 tahun itu dilantik oleh Federasi Sepakbola Italia atau yang disingkat dengan FIGC di Hall Of Hame, pada hari selasa yang sukses memberikan gelar untuk tim asuhannya Leicester City di musim lalu.

Ranieri Sudah Mengikuti Jejak Pelatih Italia Yang Sukses di Premier League

Caludio Ranieri

Claudio Ranieri yang meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik

Claudio Ranieri yang mengikuti jejak pelatih Italia yang pernah meraih gelar di Liga Premier, seperti Carlo Anceloti dan Roberto Mancini. Bersama tim yang berjuluk The Foxes merupakan gelar tercepat yang diperoleh oleh Ranieri akan merasa senang melihat mantan klubnya bisa menjuarai gelar di tahun 2017.

“Ranieri yang pernah menjadi pelatih di Chelsea dan sebagai pelatih berdarah Italia, Sangat berharap kepada conte untuk bisa mencapainya (memenangkan gelar Liga Premier),” Ujarnya.

“Dia sudah membuktikan bahwa sekolah pelatih Italia sangat berlaku dari sebelumnya.”

Pada musim ini, Leicester yang berada di peringkat ke 15 dan hanya berselisih lima poin di atas zona degradasi. Sang pelatih sudah mengetahui masa depannya di Stadion King Power tidak aman, Meski dia masih memiliki kontrak bersama klub tersebut sampai tahun 2020.

Akan tetapi, dia masih merasa optimis untuk terus bersama klub yang ditanganinya kini, yang dianggap menjadi rumah kedua baginya.

“Saya masih ingin terus berada di Inggris,” tambah sang pelatih.

“disini saya merasa sangat baik, meski dalam dunia sepakbola anda bisa berada di atas dan dibawah, sehingga dapat merasakan manis dan pahit sebagai pelatih.”

Meski Ranieri memberikan dukungan kepada rekan senegaranya yang melatih Chelsea Antio Conte dalam meraih gelar juara Liga Premier. Dia harus tetap berjuang untuk bisa mendapatkan posisi terbaik untuk timnya musim ini.

Conte Mampu Pecahkan Rekor Chelsea Musim Lalu

kedua pelatih asal Italia sedang berjabat tangan usai laga

Antonio Conte yang suskses merubah permainan Chelsea di musim ini, telah mengumpulkan banyak poin ketimbang musim lalu ketika masih dilatih oleh Jose Mourinho.

Pelatih yang pernah menjuarai tiga gelar Scudetto bersama Juventus itu, sepanjang musim ini sudah tercatat mengkoleksi 52 poin dalam 21 pertandingan bersama tim berjuluk The Blues. jika kita membandingkan ketika Mourinho masih melatih Chelsea, begitu buruk.

Kala itu, Chelsea hanya mengumpulkan 50 poin. Yang membuat mantan pelatih Inter dan Real MadridĀ  harus angkat kaki dari Stamford Bridge di awal tahun 2016 lalu. Dan pihak klub memutuskan untuk mendatangkan Conte di musim 2016/2017.

Dengan 52 poin yang diperolehnya, Chelsea telah menundukkan Leicester City yang merupakan tim juara musim lalu. Yang mana tim asuhan Conte meraih tiga gol tak terbalaskan. Marcos Alonso yang mencetak dua gol babak pertama yang disusul oleh Pedro.

Dengan hasil tersebut Chelsea sudah berada di jalur yang sebenarnya, dimana di pertandingan sebelumnya harus menelan pahit kekalahan dari Tottenham dengan skor akhir 2-0.

Chelsea harus tetap waspadai untuk tidak tergelincir meski saat ini berada di puncak klasemen dengan raihan 52 poin, yang hanya berselisih tujuh nagka dari Tottenham Hotspurs yang berada di posisi kedua Premier League.

Di pertandingan selanjutnya, Pasukan Conte harus kembali meraih kemenangan untuk mengamankan posisinya di tabel Liga Premier untuk meraih gelar juara musim ini. Dan harus terus berjuang dengan konsentrasi penuh untuk memberikan kemenangan di tiap pertandingan.