Prediksi Juventus Melawan Lazio 22 Januari 2017

Paulo-Dybala-Juventus

Dalam pertandingan Juventus berhadapan dengan Lazio masih belum dapat diprediksikan tim mana yang akan meraih kemenangan dalam laga tersebut. Kedua tim itu akan bertemu di laga lanjutan Seri A yang berlangsung di Juventus Stadium pada tanggal 22 Januari 2017 waktu setempat.

Di laga akhir pekan nanti Juventus dan Lazio akan saling menunjukkan kekuatannya masing-masing, dalam hal adu strategi. Yang pada sebelumnya kedua tim itu sudah bertemu di ajang yang sama pada agustus 2016 tahun lalu.

Keitka itu Lazio sebagai tim tuan rumah sedangkan Juventus bertamu. Dimana di pertandingan kemarin tim asuhan Simone Inzaghi sukses meraih kemengan tipis 1-0.

Paulo-Dybala-Juventus

Dybala menghindari tim lawan untuk merebut bola darinya

Laga Juventus Sebelumnya

Dan pada bulan sebelumnya tepatnya bulan April 2016 lalu, yang sudah tercatat kedua tim bermain di kejuaraan yang sama. Tetapi, Juventus sebagai tuan rumah berhasil mendapatkan tiga poin penuh dengan skor akhir 3-0.

Dimana, saat itu Juventus yang menjadi tim tuan rumah bermain dengan sangat gemilang di kandang sendiri. Mereka sukses membantai Atalanta di pertandingan lanjutan Coppa Italia. Yang mengkahiri dengan skor 3-2 dimenangkan oleh Bianconeri.

Di laga kandang lainnya tim asuhan Massimilliano Allegri melawan Bologna di kompetisi Seri A, kembali meraih kemengan yang berakhir dengan skor 3-0. Dan kini Juventus berada di puncak klasemen Seri A.

Laga Lazio Sebelumnya

Lazio yang sebagai tim tamu, di pertandingan tandang mereka harus puas dengan hasil yang diperoleh. Dimana dikalahkan oleh Inter Milan di lanjutan kompetisi Seri A Italia.

Dan pada partai sebelumnya Lazio bermain di markas Sampdoria di ajang yang sama, kala itu mereka mampu menumbangkan tim tuan rumah yang mengakhiri skor 1-2.

Di musim ini Lazio menempati posisi ke empat klasemen Seri A Italia.

Prediksi Juventus vs Lazio di Akhir Pekan 22 Januari 2017

Hasil pertandingan yang sudah tercatat antar kedua tim tersebut, Juventus lebih mendominasi untuk bisa memenangkan laga nanti. Dengan peluang 65% dibandingkan Lazio hanya 45%.

Juventus Ingin Amankan Gelar Scudetto Dari Pesaingnya

Massimilliano Allegri

Massimiliano Allegri yang menangani Juventus, meminta kepada para pemainnya untuk dapat bermain dengan lebih baik. Untuk bisa memenangkan Scudetto di musim ini Bianconeri harus terus berjuang untuk bisa meraihnya.

Jika musim ini mereka memenangkan gelar juara Scudetto, sudah dipastikan sukses menjuarai di sebuah kejuaraan yang sama secara beruntun untuk keenam kalinya. Namun, kompetisi masih belum berakhir.

Ketika Juventus berhadapan dengan Bologna yang memenangkan laga tersebut, dengan torehan hasil 3-0 di kandang sendiri. Meski tanpa memainkan kiper andalan mereka Gianluigi Buffon yang berisitrihat dalam rangka libur Natal dan bahun baru.

Meski sang pelatih saat itu mengatakan bahwa kapten tim sedang terserang flu.

“Saya akan menurunkan empat bek sekaligus untuk memperkuat barisan belakang kami. Yang sebelumnya saya sudah berbicara kepada Dybala dari awal,” ucap sang pelatih.

“Sementara sang kapten sedang mengalami sakit flu, dan tidak akan bisa memperkuat tim”

“Kami akan menangani kekuatan yang kurang di tim, dan membiarkan dia (Buffon) memulihkan dirinya.”

Meski pelatih berusia 49 tahun itu, dalam skuadnya tidak diperkuat oleh kiper terbaik mereka Gianluigi Buffon. Timnya mampu meraih kemenangan di pertandingan tersebut dengan skor telak 3-0 yang bermain di hadapan para pendukung mereka.

Dengan adanya pengalaman di pertandingan sebelumnya, Juventus yang harus bisa meraih kemenangan melawan Lazio di akhir pekan nanti. Dalam mengamankan posisinya di kalsemen sementara Seri A musim ini.

Milan Diselamatkan Bacca di Laga Torino

AC-Milan-vs-Torino

Pada laga Gionarta ke 20 dalam lanjutan Seri A di Stadio Olimpico, AC Milan yang bermain dengan imbang melawan Torino dengan hasil akhir 2-2 pada hari Senin lalu.

Dengan hasil tersebut AC Milan berada di posisi kelima atas penambahan poin dengan mengemas nilai 37 di klasemen sementara Seri A. Yang hanya berselisih 4 poin dari Napoli yang diposisi ketiga atau disebut juga batas zona menuju Liga Champions. Torino sendiri berada di peringkat delapan dengan mengumpulkan 30 poin.

Milan Harus Akui Kehebaran Torino

AC-Milan-vs-Torino

pemain milan yang ingin merebut bola dengan tim lawannya

Tim yang dijuluki Rossoneri yang bertandan ke Torino mendapatkan tekanan terus menerus. Dimana Milan sempat tertinggal di menit ke 21 yang dihasilkan dari tendangan Adem Ljajic langsung dibelokkanb Andrea Belotti hingga gol itu terjadi.

Lima menit berlangsung Marcos Benassi menambahkan kedudukan timnya yang diberikan umpan oleh Iago Falque yang merubah skor menjadi 2-0 hingga babak pertama berakhir.

Di mulainya babak kedua, tim asuhan Vicenzo Montella mencoba memberikan tekanan kepada tuan rumah dan sukses memperkecil ketinggalan di menit ke 59 berkat gol yang dicetak oleh Andrea Bertolacci.

Tidak lama kemudian, Luca Rossettini melanggar pemain Gabriel Paletta di zona terlarang, Milan kembali menyamakan kedudukan melalui tendangan penalti yang dieksekusi Carlos Bacca suskses membuahkan gol yang menyamakan skor menjadi 2-2.

Milan yang harus bermain dengan 10 pemain, disebabkan kartu kuning kedua yang harus diterima oleh Alessio Romagnoli. Dimana pemain lini belakang tersebut dikeluarkan wasit karen melakukan pelanggaran keras ke Belotti.

Torino yang lebih unggul jumlah pemain, gagal dimanfaatkan hingga pertandingan selesai yang membuat skor tidak berubah.

Milan Berhasil Menahan Imbang Torino

Carlos-Bacca-AC-Milan

Bacca sukses menyelamatkan Milan dari kekalahan kontra Torino

AC Milan yang mampu menahan tim tuan rumah saat berkandang ke Torino dalam pertandingan lanjutan Seri A musim 2016/2017. Bermain dengan baik, meski tertinggal terlebih dahulu dua gol, mampu menyamakan kedudukan dengan skor akhir 2-2.

Dengan hasil Imbang tersebut Milan tetap berada di posisi kelima klasemen semetara musim ini. Dimana tim asuhan Vicenzo Montella telah mengantongi 37 poin dari 19 pertandingan.

Dan Torino sendiri masih menetap di peringkat kedelapan dengan 30 poin dari 20 laga.

Pertandingan yang dberlangsung di Stadio Olimpico, selama 90 menit berlangsung hanya 15 kali tendangan ke arah gawang.

Tim tuan tumah yang mengungguli laga tersebut berkat gol yang dicetak oleh Andrea Belotti dan Marco Benassi bagi Torino. Dan Milan pun mampu menyamakan kedudukan melalui Andrea Bertolacci dan Carlos Bacca.

Torino yang membuka gol pada menit ke 21, lewat umpan dari Adem Ljacic tidak pakai lama Belotti langsung menyontek bola. Dan gol itupun terjadi.

Pasukan Sinisa Mihajlovic mampu menggandakan skor berkat tendangan tumit yang dilakukan oleh Benassi. Yang hanya dibutuhkan limat menit setelah gol pertama terjadi.

Dengan gol terkahir yang dicetak Benassi, Torino unggul menjadi skor 2-0.

Pada babak kedua Milan bangkit dari ketepurukan yang mampu memberikan serangan bertubi-tubi kepada Torino. tim yang dijuluki Rossonerri sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Milan yang hanya bemain 10 pemain membuktikan kualiatasnya meski berakhir dengan imbang di kandang Torino. Yang nyaris kebobolan untuk ketiga kalinya. Dan mereka harus merasa puas meski mendapatkan satu poin.

Montella harus memberikan taktik yang terbaik bagi timnya untuk bisa berada di zona benua biru musim ini. Dimana target mereka ingin bermain di Liga Eropa, dengan itu mereka harus terus berjuang untuk bisa mewujudkannya.