Claudio Ranieri Yakin Conte Raih Gelar Juara Premier League

Pelatih Leicetser City, Caludio Ranieri  telah mengatakan jika dirinya ingin melihat Antoni conte yang saat ini menangani Chelsea meraih gelar juara Premier League musim ini.

Pelatih berusia 65 tahun itu dilantik oleh Federasi Sepakbola Italia atau yang disingkat dengan FIGC di Hall Of Hame, pada hari selasa yang sukses memberikan gelar untuk tim asuhannya Leicester City di musim lalu.

Ranieri Sudah Mengikuti Jejak Pelatih Italia Yang Sukses di Premier League

Caludio Ranieri

Claudio Ranieri yang meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik

Claudio Ranieri yang mengikuti jejak pelatih Italia yang pernah meraih gelar di Liga Premier, seperti Carlo Anceloti dan Roberto Mancini. Bersama tim yang berjuluk The Foxes merupakan gelar tercepat yang diperoleh oleh Ranieri akan merasa senang melihat mantan klubnya bisa menjuarai gelar di tahun 2017.

“Ranieri yang pernah menjadi pelatih di Chelsea dan sebagai pelatih berdarah Italia, Sangat berharap kepada conte untuk bisa mencapainya (memenangkan gelar Liga Premier),” Ujarnya.

“Dia sudah membuktikan bahwa sekolah pelatih Italia sangat berlaku dari sebelumnya.”

Pada musim ini, Leicester yang berada di peringkat ke 15 dan hanya berselisih lima poin di atas zona degradasi. Sang pelatih sudah mengetahui masa depannya di Stadion King Power tidak aman, Meski dia masih memiliki kontrak bersama klub tersebut sampai tahun 2020.

Akan tetapi, dia masih merasa optimis untuk terus bersama klub yang ditanganinya kini, yang dianggap menjadi rumah kedua baginya.

“Saya masih ingin terus berada di Inggris,” tambah sang pelatih.

“disini saya merasa sangat baik, meski dalam dunia sepakbola anda bisa berada di atas dan dibawah, sehingga dapat merasakan manis dan pahit sebagai pelatih.”

Meski Ranieri memberikan dukungan kepada rekan senegaranya yang melatih Chelsea Antio Conte dalam meraih gelar juara Liga Premier. Dia harus tetap berjuang untuk bisa mendapatkan posisi terbaik untuk timnya musim ini.

Conte Mampu Pecahkan Rekor Chelsea Musim Lalu

kedua pelatih asal Italia sedang berjabat tangan usai laga

Antonio Conte yang suskses merubah permainan Chelsea di musim ini, telah mengumpulkan banyak poin ketimbang musim lalu ketika masih dilatih oleh Jose Mourinho.

Pelatih yang pernah menjuarai tiga gelar Scudetto bersama Juventus itu, sepanjang musim ini sudah tercatat mengkoleksi 52 poin dalam 21 pertandingan bersama tim berjuluk The Blues. jika kita membandingkan ketika Mourinho masih melatih Chelsea, begitu buruk.

Kala itu, Chelsea hanya mengumpulkan 50 poin. Yang membuat mantan pelatih Inter dan Real Madrid  harus angkat kaki dari Stamford Bridge di awal tahun 2016 lalu. Dan pihak klub memutuskan untuk mendatangkan Conte di musim 2016/2017.

Dengan 52 poin yang diperolehnya, Chelsea telah menundukkan Leicester City yang merupakan tim juara musim lalu. Yang mana tim asuhan Conte meraih tiga gol tak terbalaskan. Marcos Alonso yang mencetak dua gol babak pertama yang disusul oleh Pedro.

Dengan hasil tersebut Chelsea sudah berada di jalur yang sebenarnya, dimana di pertandingan sebelumnya harus menelan pahit kekalahan dari Tottenham dengan skor akhir 2-0.

Chelsea harus tetap waspadai untuk tidak tergelincir meski saat ini berada di puncak klasemen dengan raihan 52 poin, yang hanya berselisih tujuh nagka dari Tottenham Hotspurs yang berada di posisi kedua Premier League.

Di pertandingan selanjutnya, Pasukan Conte harus kembali meraih kemenangan untuk mengamankan posisinya di tabel Liga Premier untuk meraih gelar juara musim ini. Dan harus terus berjuang dengan konsentrasi penuh untuk memberikan kemenangan di tiap pertandingan.

Comments are closed.